Oleh: Erna Febru Aries S. | 17 Februari 2009

Guru Harus Bisa Membuat Berita

Apa itu berita?
Berita adalah informasi yang divisualisasikan lewat teks, audio visual atau audio. Beita jumlahnya sangat banyak, lantas dipilih untuk diinformasikan. Dalam memilih berita diperlukan informan (narasumber), pembuat informasi (jurnalis), dan pembaca (penikmat informasi) bertemu.
Berita tidak hanya sesuatu yang hari ini sedang hangat dibicarakan, tapi dapat dipilih dari prediksi apa yang akan terjadi esok hari.

Bagaimana memilih berita yag baik
Ada ukuran/patokan umum yang dipakai unuk menentukan berita itu menarik atau tidak. Patokan itu dinamakan rukum iman jurnalistik;
1. Actuality adalah peristiwa terkini, terhangat yang jadi pembicaraan orang. Kepekaan narasumber dan jurnalis diuji, diharapkan pandai merasakan hal yang aktual
2. Proximity (kedekatan) antara objek informasi dengan calon penerima informasi: misalnya radar malang tentu beritanya bekisar tentang berita daerah malang.
3. Magnitude: getaran informasi dari jauh yang jadi pembicaraan di wilayah lokal. Misalnya Obama terpilih di Amerika tetapi masih ada pengaruh/hubungan dengan Indonesia tentang asa kecilnya.
4. Ketokohan: pertarungan informasi dengan menonjolkan tokoh yang lebih tinggi jabatanya
5. Situasional: hal-hal yang sudah terreka waktu dan pelaksanaanya (hari ibu) hal ini disebut informasi tematik dan banyak orang yang memilih berita ini sebagai tema karena terlalu banyak maka untuk lolor/dipilih perlu disiasati yaitu dengan memilih acara yang berbeda.
6. Inovatif:
7. Informatif:
8. Baru:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: